tadi malam, aku dan didi jalan2 beli roti.
sebelum pulang kita mampir ke warung makassar lalu aku pesan mie siram tanpa jeroan tanpa msg, dibungkus.
sambil nunggu pesanan selesai, ada pertanyaan dari aku
"jodoh itu sebenarnya apa ya?" (konteksnya kok bisa ada orang yang udah nikah bertauntauntauuuuun trus tiba2 cerai dan kadang2 alasannya ga cukup bisa diterima..)
dan dengan tenang didi jawab
"jodoh itu pilihan.. kalo kita memilih untuk ga berjodoh, ya ga jodoh jadinya.."
hiiyyy, bener juga yaaa...
kalo dilamar brad pitt, trus nikah, terus cerai gara2 abis itu dilamar george clooney, artinya bukannya kita ga berjodoh sama brad pitt ya.. (yahhh von, bikin contohnya berat amat hakahkahkah!! sapa elo voonnn???? nicole kidmannnn??? hey? hihkhhihihihihi)
mie siram selesai, pulanglah kita..
Thursday, October 9, 2008
Tuesday, October 7, 2008
to lie or not to lie
dibohongin, sakit..
tau yang sebenernya, juga sakit..
kalo sama2 bikin sakit, kenapa masih banyak orang yang lebih terima dibohongin daripada knowing the truth yaaaa..?
bertahan dalam apa yang disebut 'white lie',
menyimpan sesuatu demi membuat pihak lain tidak sakit hati..
(kalo akhirnya ketahuan yang sebenarnya, malah jauuhhhhh lebih sakit hati loohhh heheeee)
tau yang sebenernya, juga sakit..
kalo sama2 bikin sakit, kenapa masih banyak orang yang lebih terima dibohongin daripada knowing the truth yaaaa..?
bertahan dalam apa yang disebut 'white lie',
menyimpan sesuatu demi membuat pihak lain tidak sakit hati..
(kalo akhirnya ketahuan yang sebenarnya, malah jauuhhhhh lebih sakit hati loohhh heheeee)
Monday, October 6, 2008
Sunday, October 5, 2008
ariya & aqila
rusa..
aku baru saja selesai misa di blok Q, lagu komuninya "sperti rusa rindu sungaiMu", jarang2 banget denger lagu ini dinyanyiin.. aku langsung ingat belasan tahun lalu, waktu aku masih sma, kita jumpalitan bikin misa mudika di paroki, dengan ully berperan sebagai pelacur yang bertobat yang dimainkan dengan sangat bagus sekali.. dan lagu ini juga kita pake waktu itu untuk lagu komuni..
S’perti rusa rindu sungaiMu
Jiwaku rindu Engkau
Kaulah Tuhan hasrat hatiku
Kurindu menyembahMu
Engkau kekuatan dan perisaiku
KepadaMu rohku berserah
Kaulah Tuhan hasrat hatiku
Kurindu menyembahMu
Yesus Kau berarti bagiku
Yesus Kau segalanya bagiku
S’perti rusa rindu sungaiMu
Jiwaku rindu Engkau
Kaulah Tuhan hasrat hatiku
Kurindu menyembahMu
Engkau kekuatan dan perisaiku
KepadaMu rohku berserah
Kaulah Tuhan hasrat hatiku
Kurindu menyembahMu
Yesus Kau berarti bagiku
Yesus Kau segalanya bagiku
berjalan di atas air
hati yang kacau memicu aku untuk membaca buku-buku yang belum pernah aku sentuh sebelumnya.
(rumus yang kita; bokap, budi, aku; terapkan di rumah adalah "kalo liat buku bagus, beli dulu, ga langsung dibaca gapapa, yang penting satu saat pas kita perlu, kita udah punya, tinggal ambil dan bisa langsung baca..")
kemarin aku menemukan buku romo mangunwijaya "manusia pascamodern, semesta dan Tuhan", apa pula isinya? hanya 12 halaman yang sanggup aku baca dalam 45 menit, berusaha mengerti apa isinya, dan agak menyerah hohooooo... *ternyata otakku ga cukup panjang untuk mencerna makna ya heheee*
malamnya sambil berpikir di meja makan, aku mendapati sebuah buku kecil yang beberapa waktu lalu aku beli di obor (dan heheee belum pernah aku baca), ada 3 buku, aku ambil sebuah, dan aku langsung berpapasan dengan kalimat sederhana yang membuatku jadi lebih berpikir lagi (sudah kutulis di postingan sebelumnya tentang terapi penerimaan)
dan hari ini, aku berbekal sebuah buku untuk dibaca di kuningan sambil menunggu, buku yang aku beli tanggal 28 oktober 2002, anthony de mello, "berjalan di atas air".. wow! ternyata banyak hal aku temukan disini, yang aku anggap sebagai jawaban atas pertanyaanku yang belum pernah muncul..
"Anda tidak akan perlu orang lain untuk merangsang Anda secara emosional. Anda akan menjadi pusatnya. Anda tidak akan bersembunyi di balik pohon. Anda akan mengungkapkan perasaan Anda, jangan terlalu menggubris apakah orang lain akan menanggapinya atau tidak.
Apa yang mebuat Anda tertekan semata-mata hanya ketakutan saja. Bagaimana Anda bisa menjadi mudah marah, penuh rasa benci, bahkan takut sekali terhadap orang-orang yang Anda cintai? Karena Anda menginginkan sesuatu yang Anda anggap perlu untuk bertahan hidup secara emosional dan Anda menginginkan hal itu dari orang yang Anda cintai itu. Sungguh tidak mungkin mencintai di tengah rasa ketakutan dan keputusasaan. Apakah Anda masih menginginkan sesuatu darinya? Pilihannya adalah: mencintai atau menginginkan sesuatu; membebaskan atau menginginkan orang lain berubah."
wow!
terjawablah sudah..
(rumus yang kita; bokap, budi, aku; terapkan di rumah adalah "kalo liat buku bagus, beli dulu, ga langsung dibaca gapapa, yang penting satu saat pas kita perlu, kita udah punya, tinggal ambil dan bisa langsung baca..")
kemarin aku menemukan buku romo mangunwijaya "manusia pascamodern, semesta dan Tuhan", apa pula isinya? hanya 12 halaman yang sanggup aku baca dalam 45 menit, berusaha mengerti apa isinya, dan agak menyerah hohooooo... *ternyata otakku ga cukup panjang untuk mencerna makna ya heheee*
malamnya sambil berpikir di meja makan, aku mendapati sebuah buku kecil yang beberapa waktu lalu aku beli di obor (dan heheee belum pernah aku baca), ada 3 buku, aku ambil sebuah, dan aku langsung berpapasan dengan kalimat sederhana yang membuatku jadi lebih berpikir lagi (sudah kutulis di postingan sebelumnya tentang terapi penerimaan)
dan hari ini, aku berbekal sebuah buku untuk dibaca di kuningan sambil menunggu, buku yang aku beli tanggal 28 oktober 2002, anthony de mello, "berjalan di atas air".. wow! ternyata banyak hal aku temukan disini, yang aku anggap sebagai jawaban atas pertanyaanku yang belum pernah muncul..
"Anda tidak akan perlu orang lain untuk merangsang Anda secara emosional. Anda akan menjadi pusatnya. Anda tidak akan bersembunyi di balik pohon. Anda akan mengungkapkan perasaan Anda, jangan terlalu menggubris apakah orang lain akan menanggapinya atau tidak.
Apa yang mebuat Anda tertekan semata-mata hanya ketakutan saja. Bagaimana Anda bisa menjadi mudah marah, penuh rasa benci, bahkan takut sekali terhadap orang-orang yang Anda cintai? Karena Anda menginginkan sesuatu yang Anda anggap perlu untuk bertahan hidup secara emosional dan Anda menginginkan hal itu dari orang yang Anda cintai itu. Sungguh tidak mungkin mencintai di tengah rasa ketakutan dan keputusasaan. Apakah Anda masih menginginkan sesuatu darinya? Pilihannya adalah: mencintai atau menginginkan sesuatu; membebaskan atau menginginkan orang lain berubah."
wow!
terjawablah sudah..
Subscribe to:
Posts (Atom)


